Plt. Kapala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tekankan Disiplin dan Kekompakan Kerja di Penghujung Bulan Agustus
Jayapura, Senin, 31 Agustus 2026 — Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Dr. Berri Wopari, menekankan pentingnya disiplin, kehadiran, koordinasi, dan kerja sama seluruh jajaran dalam menjalankan tugas pelayanan pemerintahan dan kesehatan di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Papua.
Hal tersebut disampaikan Dr. Berri Wopari saat memimpin apel pagi yang diikuti oleh para pejabat eselon III, eselon IV, serta seluruh staf Dinas Kesehatan Provinsi Papua, baik ASN maupun non-ASN, termasuk petugas keamanan dan cleaning service.
Dalam arahannya, Dr. Berri mengajak seluruh jajaran untuk mengucap syukur karena telah sampai pada penghujung bulan Agustus 2026. Ia juga mengingatkan bahwa perjalanan tahun 2026 telah melewati lebih dari setengah tahun dengan berbagai situasi, tantangan, kendala, dan hambatan, namun juga diiringi berbagai keberhasilan dalam menyelesaikan tugas.

“Tidak terasa kita sudah sampai di penghujung bulan Agustus. Setengah tahun perjalanan 2026 telah kita lampaui dengan segala situasi, tantangan, kendala dan hambatan, tetapi juga dengan berbagai kesuksesan dan keberhasilan yang dapat kita selesaikan,” ujar Dr. Berri.
Menurutnya, berbagai keberhasilan yang telah dicapai tidak terlepas dari kerja sama tim dan koordinasi yang baik antara pimpinan dan seluruh staf. Karena itu, ia mendorong seluruh pegawai untuk terus menerjemahkan tugas dan arahan pimpinan dengan baik serta mengembangkan ide dan inovasi dalam melaksanakan pekerjaan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada petugas yang melaksanakan piket dan kepada unit kerja yang telah menjalankan latihan tugas piket. Menurutnya, kesiapan petugas dalam menjalankan tugas merupakan bagian penting dari pelayanan dan tanggung jawab bersama.
Selain itu, Dr. Berri memberikan perhatian khusus terhadap disiplin kerja dan kehadiran pegawai. Ia meminta agar setiap pegawai yang tidak hadir dalam apel maupun melaksanakan tugas harus memiliki keterangan yang jelas.
“Tadi dari laporan kehadiran apel pagi, bagi yang tercatat tanpa keterangan agar segera dikoordinasikan dan dicek kembali oleh masing-masing unit kerja. Kalau tidak hadir, harus ada keterangan yang jelas,” tegasnya.

Dr. Berri juga mengingatkan seluruh pegawai agar memahami bahwa kedisiplinan dan kehadiran menjadi bagian penting dalam penilaian kinerja. Ia meminta agar pegawai yang disiplin dan aktif melaksanakan tugas mendapatkan penilaian yang sesuai dengan kinerjanya.
Terkait hal tersebut, ia menyampaikan bahwa pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) akan memperhatikan kedisiplinan dan kehadiran pegawai. Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan memiliki tanggung jawab dalam melakukan penilaian terhadap kinerja dan kehadiran pegawai.
“Jangan sampai yang rajin hadir dan yang rajin tidak hadir tanpa keterangan mendapatkan penilaian yang sama. Kedisiplinan dan kehadiran harus menjadi perhatian kita bersama,” katanya.
Di akhir arahannya, Dr. Berri mengajak seluruh jajaran Dinas Kesehatan Provinsi Papua untuk memasuki bulan September dengan semangat baru, meningkatkan kedisiplinan, memperkuat koordinasi, serta terus bekerja sebagai satu tim dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Naso M Mnsen).