Foto : Bidang SDMK Dinkes Provinsi Papua

Dinas Kesehatan Provinsi Papua Gelar Pertemuan Pemutakhiran Data SDMK dan Penyusunan Rencana Kebutuhan SDM Kesehatan Tahun 2026

Jayapura – Dinas Kesehatan Provinsi Papua menyelenggarakan Pertemuan Pemutakhiran Data Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) dan Penyusunan Rencana Kebutuhan (Renbut) SDM Kesehatan Tahun 2026 selama tiga hari, mulai 4–6 Agustus 2026, di Hotel Horison Ultima Entrop, Kota Jayapura.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, dr. Berry I. Wopari, M.Kes, yang menekankan pentingnya perencanaan SDM kesehatan yang akurat sebagai dasar dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Provinsi Papua. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung pemutakhiran data SDMK dan penyusunan dokumen rencana kebutuhan tenaga kesehatan secara berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua menyampaikan bahwa penyusunan kebutuhan SDM kesehatan harus didasarkan pada data yang valid, analisis beban kerja, serta kebutuhan riil di fasilitas pelayanan kesehatan. Dengan perencanaan yang baik, pemerintah daerah diharapkan mampu menyusun strategi pemenuhan tenaga kesehatan secara tepat sasaran sehingga pemerataan pelayanan kesehatan dapat terus ditingkatkan di seluruh wilayah Papua.

Sambutan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papuasambutannya, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua dr. Berry I. Wopari, M.Kes,

 

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari berbagai instansi, yaitu Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kantor Regional IX Badan Kepegawaian Negara (BKN) Papua, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Papua, serta RSUD Biak. Para narasumber menyampaikan materi terkait kebijakan perencanaan SDM kesehatan, analisis jabatan dan analisis beban kerja, penyusunan Rencana Kebutuhan (Renbut), pemutakhiran data SDMK, serta sinkronisasi perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan dengan sistem kepegawaian nasional.

Para narasumber menyampaikan materi terkait kebijakan perencanaan SDM kesehatan, analisis jabatan dan analisis beban kerja, penyusunan Rencana Kebutuhan (Renbut), pemutakhiran data SDMK, serta sinkronisasi perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan dengan sistem kepegawaian nasional.

Para narasumber menyampaikan materi terkait kebijakan perencanaan SDM kesehatan, analisis jabatan dan analisis beban kerja, penyusunan Rencana Kebutuhan (Renbut), pemutakhiran data SDMK, serta sinkronisasi perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan dengan sistem kepegawaian nasional.

 

Peserta kegiatan berasal dari Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan Rumah Sakit Pemerintah di 9 Kabupaten/Kota se-Provinsi Papua, yaitu Kabupaten Jayapura, Keerom, Sarmi, Mamberamo Raya, Biak Numfor, Supiori, Waropen, Kepulauan Yapen, serta Kota Jayapura. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti oleh berbagai Rumah Sakit di wilayah Kota Jayapura, antara lain RSUP Kementerian Kesehatan, Rumah Sakit Provita, Rumah Sakit Dian Harapan, Rumah Sakit Bayangkara, Rumah Sakit Marten Indey, serta Rumah Sakit Angkatan Laut. Melalui pertemuan ini, peserta memperoleh penguatan kapasitas dalam menyusun dokumen perencanaan SDM kesehatan yang selaras dengan kebutuhan daerah serta kebijakan nasional.

Melalui pelaksanaan kegiatan ini, Dinas Kesehatan Provinsi Papua berharap terwujudnya sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam mewujudkan perencanaan serta pemenuhan SDM kesehatan yang berkualitas. Hasil dari kegiatan ini diharapkan menjadi landasan dalam penyusunan kebijakan pengadaan, pemerataan, pendayagunaan, dan pengembangan tenaga kesehatan sehingga mampu mendukung transformasi sistem kesehatan dan meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat Papua. (Patricia)


Share :